Puji syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi, karena berkat rahmatNya rencana pembukaan Galeri Tanah Tho, sekaligus diiringi pameran perdana yang melibatkan sebelas perupa kontemporer dapat terlaksana sesuai rencana. Tentu saja hal ini juga karena dukungan semua pihak, baik perupa, pencinta seni, dan juga kurator seni rupa.
Tanah Tho, kami pakai sebagai nama Galeri, tak lain, kami niatkan untuk menggapai cita-cita kemajuan bersama dalam dunia seni rupa. Karena Tanah Tho itu sendiri berarti berkilau cahaya, terang yang membangkitkan kehidupan. Kemajuan bersama yang kami maksud, adalah lahirnya semangat untuk senantiasa bergandeng tangan antar berbagai komponen seni rupa, yaitu: perupa, pencinta seni, galeri, kurator/kritikus seni dan lain sebagainya. Karena kami sangat menyadari, betapa pentingnya hubungan ini untuk terus dijaga.
Galeri Tanah Tho, kami niatkan juga untuk memberi ruang bagi energi-energi kreatif muda, dengan visi, dan wawasan kesenian yang baru. Kami akan sangat senang, apabila nantinya Galeri kami ini bisa dijadikan tempat untuk berpameran, berdiskusi, dan juga bersilahturahmi bagi perupa. Sehingga benar-benar, apa yang mendasari visi kami, yakni bersama menuju terang, mampu kita raih bersama.
Berkenaan dengan even pameran perdana ini, kami beriringan untuk menyapa publik seni rupa lewat ungkapan visual, diskursu tentang ruang baru seni rupa, dan juga tentang pentingnya sinergi antar semua komponen seni rupa. Dengan temali yang hendak kita rintis ini, semoga melapangkan jalan kemajuan.
Akhirnya, atas nama keluarga besar Galeri Tanah Tho, kami menghaturkan terimakasih kepada kesebelas perupa yang bersedia tampil dalam pameran perdana kami, dan juga kurator pameran Wayan Kun Adnyana atas segala sumbang sarannya. Kehadapan publik seni rupa Bali, kami haturkan ruang seni ini untuk dieksplorasi bersama.
Ubud, 4 September 2009
Dewa Gde Ardhana
| Home | Exhibitions | Artists | Gallery | Photos | Articles | Links | Contact Us |